السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ و عليكم السلام والرحمة الله وبركاته
Tampilkan postingan dengan label ~MANCANEGARA~. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ~MANCANEGARA~. Tampilkan semua postingan

Jumat, 02 Mei 2014

DR. KEITH L. MOORE MSc, PhD, FIAC, FSRM:INI TIDAK MUNGKIN! MUHAMMAD PASTI MENGGUNAKAN MIKROSKOP...






Ini Tidak Mungkin! Muhammad Pasti Menggunakan Mikroskop

DR. KEITH L. MOORE MSc, PhD, FIAC, FSRM adalah Presiden AACA (American Association of Clinical Anatomi ) antara tahun 1989 dan 1991. Ia menjadi terkenal karena literaturnya tentang mata pelajaran Anatomi dan Embriologi dengan puluhan kedudukan dan gelar kehormatan dalam bidang sains.

Dia menulis bersama profesor Arthur F. Dalley II, Clinically Oriented Anatomy, yang merupakan literatur berbahasa Inggris paling populer dan menjadi buku kedokteran pegangan di seluruh dunia. Buku ini juga digunakan oleh para ilmuwan, dokter, fisioterapi dan siswa seluruh dunia.

Pada suatu waktu, ada sekelompok mahasiswa yang menunujukkan referensi al-Qur’an tentang ‘Penciptaan Manusia’ kepada Profesor Keith L Moore, lalu sang Profesor melihatnya dan berkata :

“Tidak mungkin ayat ini ditulis pada tahun 7 Masehi, karena apa yang terkandung di dalam ayat tersebut adalah fakta ilmiah yang baru diketahui oleh ilmu pengetahuan modern! Ini tidak mungkin, Muhammad pasti menggunakan mikroskop!”

Para Mahasiswa tersebut lalu berkata, “Prof, bukankah saat itu Mikroskop juga belum ada?”

“Iya, iya saya tau. Saya hanya bercanda, tidak mungkin Muhammad yang mengarang ayat seperti ini,” jawab sang profesor.

***
“Kemudian Kami menjadikan air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan alaqoh (sesuatu yang melekat), lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikannya mahluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah Pencipta yang paling baik” [QS. Al Mu'minuun: 13-14]

Jika di cermati lebih dalam, sebenarnya ‘alaqoh’ dalam pengertian Etimologis yang biasa di terjemahkan dengan ‘segumpal darah’ juga bermakna ‘penghisap darah’, yaitu lintah.

Padahal tidak ada pengumpamaan yang lebih tepat ketika Embrio berada pada tahap itu, yaitu 7-24 hari, selain seumpama lintah yang melekat dan menggelantung di kulit.

Embrio itu seperti menghisap darah dari dinding Uterus, karena memang demikianlah yang sesungguhnya terjadi, Embrio itu makan melalui aliran darah. Itu persis seperti lintah yang menghisap darah. Janin juga begitu, sumber makanannya adalah dari sari makanan yang terdapat dalam darah sang ibu.

Ajaibnya, Embrio Janin dalam tahap itu jika di perbesar dengan mikroskop bentuknya benar-benar seperti lintah. Dan hal itu tidak mungkin jika Muhammad sudah memiliki pengetahuan yang begitu dahsyat tentang bentuk janin yang menyerupai lintah lalu menulisnya dalam sebuah buku.

Padahal pada masa itu belum di temukan mikroskop dan lensa. Jelas itu adalah pengetahuan dari Tuhan, itu wahyu dari Allah SWT, yang Maha Mengetahui segala Sesuatu.

Ayat tersebutlah yang membuat sang profesor akhirnya memeluk agama Islam dan merevisi beberapa kajian ilmiahnya karena Al-Quran ternyata telah menjawab beberapa bagian yang selama ini membuat sang profesor gusar. Ia merasa materi yang ditelitinya selama ini terasa belum lengkap atau ada tahapan dari perkembangan Embrio yang kurang.

***
Artikel Biografi Dr. Keith L. Moore >> http://goo.gl/OHjQW
 
(Pizaro/Islampos/Zilzal/File Islam)
»»  yang lain bede'...

Rabu, 19 Februari 2014

SALJU TURUN DI JAZIRAH ARAB TANDAKAN KIAMAT SUDAH DEKAT


Badai Alexa (lensaindonesia.com)

Makkah. Beberapa hari ini salju berturunan di Jazirah Arab setelah badai Alexa menerjang kawasan tersebut. Imam Masjidil Haram, Syeikh Su’ud Syuraim, menyatakan bahwa hal tersebut telah membuktikan bahwa Muhammad saw. benar-benar seorang nabi dan rasul yang menerima wahyu dari Allah swt.
Beliau mengatakan bahwa salju adalah komponen utama dalam pembentukan sungai dan tumbuhan. Berjatuhannya salju di Jazirah Arab membuktikan kebenaran Rasulullah saw. Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw. bersabda, “Hari Kiamat baru akan datang setelah negeri Arab kembali menjadi padang yang hijau dan sungai-sungai.”
Syeikh Syuraim juga menyebutkan bahwa baru-baru ini salju telah turun di daerah Tabuk. Kita jadi teringat dengan perkataan Rasulullah saw. kepada Muadz saat perang Tabuk, “Kalau umurmu panjang, maka engkau akan melihat tempat ini penuh dengan kebun-kebun.” (msa/dakwatuna/islammemo)

Sumber: Dakwatuna
»»  yang lain bede'...

ROMA BAKAL DITAKLUKKAN. KINI ISLAM JADI AGAMA TERBESAR KEDUA DI ITALIA




Dalam sebuah hadis, Rasulullah Saw telah mengabarkan bahwa kaum Muslimin akan menaklukkan dua kota di Eropa. Pertama adalah Konstantinopel, yang kini menjadi Istanbul di Turki dan kedua adalah Roma.

Konstantinopel telah ditaklukan oleh Sultan Muhammad Al Fatih beserta pasukannya pada 1453 lalu. Sedangkan Roma, kaum Muslimin belum berusaha sungguh-sungguh untuk merealisasikan janji Rasululah Saw itu.

Tapi, terlepas dari itu, tahukah Anda bila ternyata umat Islam di Italia menjadi umat terbesar kedua setelah Katolik. Jumlah populasi Muslim mencapai 1,7 juta dengan sekitar 700 masjid.

Dikabarkan, anggota Komunitas Islam Italia mengadakan diskusi bersama tentang agama minoritas yang di selenggarakan di Niccolò Cusano University, terutama menyoroti kontribusi muslim untuk perekonomian Italia dan memprotes kurangnya status resmi pada agama Islam sebagai agama tebesar kedua di Italia. Konferensi tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh Islam terkemuka dari Komunitas Muslim Italia.

Survei statistik nasional menyebutkan bahwa terdapat 1.700.000 muslim di Italia. Izzedin Elmir, Imam Florence sekaligus ketua Muslim Unione delle Comunità e Organizzazioni Islamiche di Italia juga menyatakan bahwa terdapat lebih dari 700 masjid di Italia. Hal ini seperti yang dilaporkan oleh ANSA News pada Selasa, 11 Februari 2014.

Berdasarkan data nasional, rekening milik umat Islam menyumbang 4-5% PDB Nasional Italia. Hal ini membuktikan bahwa Islam merupakan nilai tambah bagi Italia.

Sayangnya, meskipun di Italia terdapat kebebasan beragama dan diakui dalam konstitusi, tidak adanya undang-undang yang mengatur membuat Muslim Italia tidak diakui secara de facto oleh Negara. Tidak adanya kesepakatan ini membuat sulitnya mengatur hubungan antara lembaga-lembaga di Italia dengan agama selain Katolik, karena Katolik sudah ditetapkan di Concordat. Hal ini juga berlaku bagi agama minoritas lainnya seperti Buddha dan Yahudi.

Agostino Cilardo, ahli hukum Islam di Naples Orientale University, juga mengutarakan keprihatinan yang sama. “Masalah kurangnya representasi sebagai agama yang diakui, tidak hanya satu agama yang resmi. Ketika kesepakatan disusun, maka yang menjadi mitra kesepakan adalah organisasi terpadu. Tapi dalam kasus ini, siapa yang bisa menyuarakn hak umat Islam?”, tambahnya.

Kurangnya status resmi ini menjadikan organisasi Muslim tidak memenuhi syarat untuk pendanaan melalui hukum Italia yang memungkinkan wajib pajak untuk mengalokasikan sebagian dari pajak mereka ke kelompok agama pilihan mereka.

Upaya untuk mengenali Islam di Italia, bahkan secara tidak resmi, sering dialihkan oleh separatis Liga Utara. Perdana Menteri Italia, Enrico Letta telah merencanakan untuk mendirikan sebuah museum seni Islam di tepi Grand Canal di Venesia, sayangnya hal ini ditanggapi dengan kemarahan oleh separatis Liga Utara. Begitupun dengan rencana dewan regional untuk membangun lebih banyak masjid di Italia.

sumber: onislam/suara-islam.com
»»  yang lain bede'...